RSS

Perhatikan Apa yang Dimakan

17 Jan

بسم الله الرحمن الرحيم

 

“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan,  untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.” (QS. ‘Abasa: 17-32)

 

Al Qur’an merupakan kitab suci yang harus menjadi pedoman bagi orang Islam, di dalamnya terdapat petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Maka, sudah seharusnya sebagai umat Islam untuk memperbanyak interaksi dengan Al Qur’an, yaitu dengan cara membacanya, menghapalkannya, mempelajari dan memahami arti dan kandungannya, hingga mengamalkan isinya.

Salah satu sifat makhluk hidup adalah membutuhkan nutrisi, yang umumnya diperoleh dengan cara memakan suatu zat makanan bernutrisi. Nutrisi yang terkandung dalam zat makanan tersebut nantinya akan dicerna dan diproses di dalam tubuh sehingga dihasilkan energi untuk tumbuh dan berkembang. Sebagai makhluk hidup yang sangat kompleks dan diciptakan dengan sebaik baik bentuk, manusia membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menunjang fungsinya sebagai pemimpin di bumi ini. Kita semua mengetahui bahwa secara umum nutrisi dapat dibedakan menjadi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air. Masing-masing nutrisi memiliki manfaat tertentu bagi tubuh. Sumber karbohidrat umumnya didapatkan dari makanan pokok, seperti biji-bijian dan serealia, sumber protein didapatkan dari hewan (protein hewani) maupun tumbuhan (protein nabati). Sama halnya dengan protein, sumber lemak dapat berasal dari hewan dan tumbuhan. Buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan sumber utama vitamin, sedangkan sumber mineral dapat berasal dari hewan maupun tumbuhan. Apabila kekurangan salah satu zat nutrisi, maka dapat dimungkinkan munculnya suatu gejala penyakit.

Nutrisi akan membantu kita untuk melakukan berbagai aktifitas, termasuk beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan mengkonsumsi nutrisi dalam jumlah yang cukup dan seimbang, maka fungsi tubuh kita dapat berjalan dengan baik. Titik persoalannya adalah, sudahkah kita mengatur keseimbangan asupan nutrisi kita? Bagaimana komposisi jenis makanan yang biasa kita makan? Sebelum berkembang ilmu gizi, ilmu nutrigenomik, Allah SWT sudah mengingatkan manusia untuk memperhatikan makanannya yang termaktub di dalam Al Qur’an surat ‘Abasa. Hal ini menunjukkan karunia/nikmat yang Allah berikan (dari mana makanan berasal, dan bagaimana tumbuhnya makanan) sehingga kita bisa memakan makanan tersebut. Kemudian Allah menjelaskan tentang biji-bijian, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun lebat , buah-buahan serta rerumputan untuk kesenangan bagi manusia dan binatang ternak. Secara eksplisit Allah menyebutkan beberapa tumbuhan, yaitu anggur, zaitun, dan kurma. Zaitun merupakan buah yang dapat dimakan buahnya secara langsung, dan juga dapat dimanfaatkan menjadi minyak. Kurma merupakan buah yang memiliki banyak manfaat, salah satunya memiliki kandungan gula yang mudah dicerna oleh tubuh. Pada umumnya kebun ditanami buah-buahan dan sayur-sayuran, maka kebun yang lebat menunjukkan kebun yang subur dan berisi tumbuhan-tumbuhan. Buah-buahan dan rerumputan juga dapat dikonsumsi oleh binatang ternak.
Mungkin ada di antara kita yang berpendapat, “yang penting karbohidrat, karena sumber energi utama”, atau yang berpendapat “protein dan lemak lebih utama”. Semua nutrisi itu penting dan perlu dikonsumsi secara seimbang sesuai porsinya. Apa yang sudah Allah karuniakan kepada kita, yaitu sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, rerumputan, dan binatang ternak merupakan nikmat yang harus kita syukuri dan pergunakan sebagaimana mestinya, sehingga kita menjadi hamba yang bersyukur, bukan hamba yang kufur akan nikmat Allah. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bersyukur dan berlaku adil di bumi ini. aamiin.

 

 

Sumber :

Anonim 1. 2016. Tafsir Al Azhar ‘Abasa 24-32. http://tafsir.cahcepu.com/abasa/abasa-24-32/. Diakses pada tanggal 17 Januari 2016.

Anonim 2. 2016.Tafsir Al-Qur’an Surah ‘Abasa (3). https://alquranmulia.wordpress.com/2013/05/24/tafsir-al-quran-surah-abasa-3/. Diakses pada tanggal 17 Januari 2016.

 
Leave a comment

Posted by on January 17, 2016 in Inspirasi Harian

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: