RSS

Siklus Perjumpaan-Perpisahan

01 Dec

Perjumpaan dan Perpisahan, dua fenomena yang datang secara bergiliran. Kalau ada perjumpaan, tentu ada perpisahan. Setelah berjumpa, berpisah, mungkin akan berjumpa lagi, berpisah lagi, dan seterusnya hingga batasnya tiba. Sejak lahir kita berjumpa dengan orang tua kita, keluarga kita. Kemudian memasuki masa kecil, berjumpa dengan teman sekompleks dekat rumah, kemudian berpisah ketika pindah rumah. Berjumpa dengan teman TK, berkenalan, bermain bersama, kemudian berpisah ketika memasuki SMP. SMP pun begitu, juga SMA, perkuliahan, tempat kerja, dan seterusnya.

Perjumpaan dengan orang lain, berteman, berkumpul dan bermain bersama, tentu sangat menyenangkan. Banyak pengalaman yang dirasakan, banyak kesenangan yang dirasakan, karena sendiri itu tidak menyenangkan, tidak seru (tapi bagi sebagian orang mungkin lebih seru sendirian). Kemudian tentu ada saatnya berpisah, misalnya setelah lulus sarjana, ada yang bekerja, ada yang melanjutkan kuliah di dalam negeri, luar negeri, mengerjakan proyek dosen, kembali ke kampung halaman, mencari kerja, wirausaha, dan lainnya. Sejatinya setiap diri ingin mengejar impian masing-masing, ingin mendapatkan kesuksesan masing-masing. Karena impian setiap orang tidak sama, nilai kesuksesan setiap orang berbeda, sudah sewajarnya mengambil jalur yang berbeda,tidak berjalan pada jalur yang sama. Ya, berarti berpisah dan menuju jalurnya masing-masing.

Perpisahan selalu menginspirasi, memperingatkan diri kita bahwa nantinya kita juga akan mengalami kesendirian itu. Mengingatkan kita untuk selalu optimis dan husnudzon bahwa in syaa Allah ada kesempatan untuk berjumpa lagi, jika tidak di dunia, maka berharap di akhirat. Perpisahan menginspirasi bahwa Allah selalu bersama kita, sehingga tidak boleh bergantung pada makhluk (kalau dengan berpisah hidup menjadi tidak semangat, tidak mau berbuat apa-apa, maka patut direnungkan..). Perpisahan juga mengingspirasi bahwa kita in syaa Allah akan berjumpa dengan orang yang lain lagi.

Perpisahan terkadang membuat sedih, bingung, kangen, atau senang. Maka biarlah saling menjalani impian masing-masing. Kemudian saling mendoakan satu sama lain. Dan tetap husnudzon sekiranya ditakdirkan untuk berjumpa kembali di dunia, maka banyak hal yang akan disampaikan. Banyak hal tentu yang ingin diceritakan sembari melepas kangen. Sekiranya tidak ditakdirkan berjumpa kembali di dunia,maka berharap dikumpulkan di syurga Allah bersama-sama. Aamiin.

Semangat mengejar impian masing-masing ya!!! On the Right Track…

– sedikit mengenang kumpul rutin di kebab-

 
Leave a comment

Posted by on December 1, 2013 in Celotehan - Inner Journey

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: