RSS

Belajar Kejujuran

18 Jun

Bismillah,

 

Postingan kali ini terinspirasi dari sebuah anime yang berjudul Spooky Kitaro 5 atau mungkin Ge ge ge no Kitaro. Singkat cerita, ketika itu terdapat beberapa anak kecil yang dapat melihat roh yang dapat mengeluarkan petir, roh ini disebut dengan raijin. Yang membuat saya terinspirasi adalah perkataan Kitaro (tokoh utama), yaitu :

 

“They are looking without their eyes, but with their hearts”.

 

Inilah mengapa mereka bisa melihat roh Raijin tersebut. Lalu apa inspirasinya nih? Bukannya indera penglihatan kita adalah mata? Mana ada orang ngeliat pake hati? Masa ada mata di hati? Jadi mata hati? Kalo di paru-paru jadi mata paru-paru dong? Tenang, jangan panik.

 

Menurut saya, anak kecil tersebut dapat melihat roh tersebut karena hatinya masih bersih, penuh dengan kebaikan, kejujuran. Selayaknya kita tahu bahwa semua manusia lahir dalam kondisi fitrah (suci). Berarti semua bayi lahir tanpa dosa dong (iya bener). Kemudian orang tua, lingkungan, dan teman lah yang dapat mempengaruhi fitrah sang anak tersebut. Jadi bisa dibilang saat kita lahir kita punya semua sifat baik yang berasal dari Allah, tapi semakin dewasa akan banyak pengaruh yang dapat menurunkan atau malah menambah sifat baik tersebut.

 

Ya, sungguh jujur ya anak kecil. Ketika mereka lapar, mereka bilang lapar, atau kalo masih bayi malah nangis. Ketika mereka ingin ini itu mereka bilang, ketika mereka suka-tidak suka mereka memberitahu kita. Sungguh tidak ada yang mereka tutup-tutupi, mereka belum tau bagaimana cara berbohong, belum tau cara berpura-pura. Subhanallah, sungguh jujur tanpa kepura-puraan.

 

Bukan berarti kita harus kembali ke masa lalu naik mesin waktu (eh) dan menjadi anak kecil lagi. Sungguh bukan itu. Tapi, bukan berarti kita tidak bisa belajar dari mereka. Kita bisa mengambil hikmah dari kehidupan anak kecil, di mana dipenuhi kejujuran. Ya, kita belajar kejujuran dari mereka.

 

Mungkin sampai sekarang kita sudah sering berbohong, sering berpura-pura, sering berdusta. Bukankah itu salah satu ciri seorang munafik? Astaghfirullah… Dengan belajar kita menjadi lebih tau, dengan belajar kita akan memiliki pengalaman. Harapannya itu semua dapat membuat kita lebih memahami suatu kejujuran.

 

Ya, marilah kita belajar kejujuran.

 
Leave a comment

Posted by on June 18, 2012 in Inspirasi Harian

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: