RSS

Cerdas Cermat Bahasa Flora

13 Jun

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Hadiid: 21)

Bagaimana kabar teman-teman semua? Tidak bosan kan saya tanya terus? Alhamdulillah bisa kembali berusaha untuk saling menasehati dan memberi inspirasi.

Mungkin teman-teman bingung dengan judulnya (ah biasa aja itu mah). Ok kalau biasa-biasa aja dilanjut ya. Yak, lagi-lagi tulisan ini saya buat karena terinspirasi dari pekerjaan yang saya lakukan ketika KP (Kerja Praktek) di Kota Hujan (Bogor). Baiklah saya jujur, pekerjaan saya tidak lain dan tidak bukan adalah menanam benih kedelai. Itu suatu hal yang cukup menguras keringat dan waktu senggang (jadi ada kegiatan). Wah jadi curhat..

Kita lanjut saja ya…

Kegiatan sehari-hari setelah semua benih ditanam adalah menyiram dan pengamatan. Mulai menanam hari selasa tanggal 5 Juni 2012. Hingga pada suatu hari, saya melihat suatu hal yang menarik, apakah itu? Becak? Bukan!. Saya mendapati beberapa polybag berisikan kedelai yang telah tumbuh. Tapi…   Tidak cuma itu ternyata. Ada tanaman-tanaman lain yang berukuran lebih kecil yang juga tumbuh. Tanaman ini boleh disebut gulma, asal jangan disebut manusia. Saya sangat yakin hanya menanam benih kedelai, tidak dengan yang lain. Lalu bagaimana bisa terjadi? Fenomena apa yang terjadi??? Penasaran??

Kali ini saya tidak membahas bagaimana bisa terjadi, tetapi saya akan coba berbagi fenomena tersebut. Di dalam istilah biologi, fenomena ini bisa disebut sebagai KOMPETISI (sudah jelas kan, kenapa judulnya begitu???). Saya yakin teman-teman sudah tidak asing lagi dengan kata KOMPETISI dan teman-teman tentu sudah merasakannya. Baik lomba ini lomba itu, pertandingan ini dan itu. Dalam hidup kita selalu ada kompetisi. Bahkan, kompetisi sudah dilakukan sebelum kita lahir (masa?). Percaya? Ya, itulah kita. Kita adalah individu yang lahir dari sebuah kompetisi di antara berjuta-juta sel sperma yang masuk ke dalam ovum. Umumnya hanya satu yang berhasil, dan siapakah itu? KITA. Bahkan jauh sebelumnya, di mana terjadi kompetisi pemilihan pasangan. Orang tua kita tentu berkompetisi untuk mendapatkan pasangan yang terbaik. Sehingga menikah dan melahirkan KITA. Tentu saja semua atas izin Allah.

Tanpa disadari, kehidupan kita selalu diisi oleh KOMPETISI, hingga sekarang tentunya dan mungkin akan terus hingga nyawa sudah tidak berada dalam raga. Ternyata dalam Islam pun juga sangat menganjurkan kita untuk berkompetisi/berlomba-lomba. Terdapat beberapa firman Allah yang dapat kita telaah. 

 

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Hadiid: 21)

Berlomba-lombalah dalam kebaikan(QS. Al Baqarah: 148).

Tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.(QS. Al-Maidah: 48)

Dari beberapa ayat di atas menjelaskan bahwa Allah menyuruh kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan dalam memperoleh ampunan. Kenapa? Tentu saja agar semakin banyak mendapat ridha dan keberkahan dari Allah. Kalau kita coba melihat kisah-kisah sahabat, mereka sangatlah luar biasa dalam berlomba-lomba. Ingat kan kalau Umar pernah menyedekahkan separuh hartanya untuk membiayai perang? Subhanallah. Tapi, ternyata Abu Bakar tidak mau kalah, dia bahkan menyumbangkan seluruh hartanya. Contoh lainnya adalah ada sahabat yang miskin mengadu pada rasulullah.Ternyata mereka iri pada orang muslim yang kaya. Mengapa? Karena orang kaya tersebut sama-sama beramal dan beribadah dengan porsi yang sama, hanya saja mereka bisa mensedekahkan hartanya. Ini yang membuat sahabat yang miskin tersebut iri, karena merasa kalah dalam lomba menggapai kebaikan. Subhanallah, sungguh hal yang luar biasa. Semangat yang tanpa tanding.

Lalu, apa saja yang sudah kita lombakan? Cerdas cermat? Lomba masak? Lomba beramal? Lomba makan? Olahraga? Berlomba dalam IP tertinggi? Cepat-cepatan menikah ? (eh.). Apakah semua itu dilandasi karena Allah? Apakah itu semua kita niatkan karena Allah? Apakah kita sudah berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencari ampunan? Ataukah kita berlomba-lomba dalam hal yang tidak baik? Ya Allah, mari kita renungkan.

Bagaimanapun juga, sesuai sunnatullah, KOMPETISI akan melahirkan pemenang dan pengalah (maksudnya yang kalah). Selalu ada yang lebih baik dari yang lain. KOMPETISI adalah keniscayaan dan akan terus terjadi. Yuk kita sama-sama selalu berusaha berlomba-lomba dalam kebaikan dan dalam memperoleh ampunan Allah. Tumbuhan dan hewan saja tidak mau kalah dalam berkompetisi. Kita yang diberi akal dan pikiran tentu harus lebih baik dan semangat. Semoga kitalah yang akan pemenang dalam KOMPETISI yang paling akbar, KOMPETISI paling dahsyat, yaitu dengan hadiah syurga. Aamiin.

Demikianlah tulisan ini saya buat, semoga dapat menginspirasi dan memberikan manfaat bagi teman-teman semua.

Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan, hal ini disebabkan oleh kelemahan dan kurangnya ilmu dalam diri ini. Semoga Allah senantiasa menunjukkan jalan yang terbaik dan meneguhkan hati kita semua dalam ketaatan kepada Allah. Aamiin.

Wallahu a’lam bishshawab

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

(QS.Al Insyirah:5-6)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Seperti inilah cerdas cermat bahasa flora

Cerdas cermat berkelompok

 

Sumber : 

 

-Tamam, Badrul. “Berlomba-lomba dalam Kebaikan”. http://www.voa-islam.com/islamia/tsaqofah/2010/06/15/7144   /berlombalomba-dalam-kebaikan/. Diakses pada tanggal 12 Juni 2012.

– Anonim 1, 2011. “Berlomba dalam Kebaikan”.  http://www.gensalaf.net/?p=741. Diakses pada tanggal 12 Juni 2012.

 
Leave a comment

Posted by on June 13, 2012 in Tentang Flora

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: