RSS

Tapak Berbekas di Kota Hujan – Hari kedua = Lembur

12 Jun

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

 

Yak, kembali bersama saya di sini. Udah nggak sabar kan untuk membaca kelanjutan dari kisah-kisah nyata yang saya alami? Iya kan?

 

Baiklah, tanpa perlu berlama-lama lagi mari kita mulai saja mentoring kita hari ini (hah??) maksudnya silahkan disimak dan dibaca.

 

Sesuai dengan judulnya, tidak perlu dipertanyakan lagi. Belum sampai seminggu kerja, saya dan partner sejati (bung Pijar) sudah kerja lembur (mantap kan). Kalau dianalogikan sama dengan anak bayi yang udah belajar naik sepeda (naoonn). Maksudnya, kami aja belum tau banyak atmosfer dan kondisi lingkungan biogen. Percaya nggak percaya, hari kedua kami selesai jam 20.30 (JANGAN KAGET!!!), padahal mulainya jam 07.30 pagi. Kok bisa? Begini ceritanya…

 

 

Selasa, 5 Juni 2012 adalah hari yang sangat luar biasa. Di hari kedua KP, banyaaaaakkk sekali hal yang harus dikerjakan. Diawali dari menempatkan dan memindahkan 1200 polybag pada posisi yang sesuai. Memindahkan itu bagaikan angkat barbel, karena berat masing-masig kurang lebih 3,5 kg. Daaaan nggak cuma satu, tapi 1200, bayangkaaaan. Awalnya kami berdua memindahkan dengan penuh keringat tapi tanpa darah dan air mata. Setelah beberapa lama, Alhamdulillah ada bala bantuan dari dua orang teknisi. Hingga akhirnya pekerjaan selesai sekitar setengah 12. Apakah selesai sampai situ aja?? TIDAAAKKK, masih belum apa-apa. Kegiatan selanjutnya adalah menyiram masing-masing polybag. Pakai selang? Bukan, pakai botol aqua. Kenapa? Karena ada takarannya. Hah?? Iya, setiap polybag disiram dengan air kira-kira 500 ml. Hal ini dilakukan agar sesuai dengan kapasitas lapang dari tanah. Kegiatan menyiram dilakukan kami berdua, lagi-lagi keringat bercucuran, apalagi berada di rumah kaca dan cuaca Bogor yang sangat panas membuat eksresi keringat kami semakin bersemangat keluar. Alhamdulillah, datanglah bala bantuan dari lab lain. Seorang Nisa datang dan membantu menyiram. Kemudian tidak lama datang pula Nabhila dan Alyssa yang tidak ragu membantu kami yang sudah kepayahan. Siang begitu, matahari benar-benar terasa (berasa di novel-novel ya). Hampir tidak ada waktu untuk istirahat, karena pekerjaan masih jauh dari selesai. Makan sebentar dan shalar dzuhur, tanpa bisa ber-leyeh leyeh. Nisa., Nabhila dan Alyysa kembali ke lab masing-masing. Kami kembali berdua, ditemani angin dan serangga yang ada di rumah kaca. Penyiraman harus berlanjut, karena semua bibit kedelai yang terdiri dari 50 aksesi (jenis) harus ditanam hari ini juga. Tanpa terasa, hari semakin gelap. Sudah jam 17.00 padahal menyiram belum, menanam apalagi. Nisa, Nabhila, dan Alyssa kembali datang membantu (normalnya kerja senin-kamis selesai jam 16.00). Saya dan Kak Pijar dititipkan kunci rumah kaca (baru 2 hari udah menguasai rumah kaca, mantap kan).

 

Pekerjaan terus dilanjutkan, kami saling membagi tugas. Sambil menyiram, sambil menandai polybag dengan label stik es krim yang sudah dibuat (silahkan lihat di hari pertama kerja) yang telah dilakukan pengacakan. Oiya, penelitian ini dilakukan dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Subhanallah, mata kuliah metpen dirasa sangat membantu. Pekerjaan terus dilakukan, maghrib sudah berlalu.. Hari semakin gelap, lelah semakin terasa, rasa pegal memuncak hingga hampir tidak terasa. Kami berlima mengerahkan segenap jiwa raga dan upaya. Hingga akhirnyaa. ALHAMDULILLAH, pekerjaan semua selesai jam 20.30. Kami sangat bersyukur bisa selesai. Walaupun sekali lagi, ini baru hari kedua kerja, tapi udah luar biasa. Tapi saya tetap bersyukur karena ada teman-teman yang sedia membantu. Subhanallah, lingkungan ini sangat indah, persahabatan ini sangat indah. Setelah beres, tentu pulang ke kosan. Begitulah…

 

Terima kasih sangat banyak kepada Nisa, Nabhila, dan Alyssa yang sudah mau bantu bahkan sampai malem. Sangat luar biasa dan mengharukan. Tentu saja untuk partner saya, Kak Pijar. Sungguh hari yang luar biasa yang kita lalui bersama pada hari itu.

 

Eits, tunggu dulu. Ini baru hari kedua. Masihhh baaanyaaaak kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, Masih banyak kejutan-kejutan yang menanti kami dan para pembaca. Jadi, jangan sampai kelewatan dan tetap sabar  menunggu lanjutannya. Hanya di channel kesayangan Anda (ha??) Sekali lagi, GRATISS. (Paling bayar internet supaya bisa buka blognya….)

 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Inilah polybag yang sudah disusun, disiram, dan ditanam

Inilah Para Penyiram dan Penabur Benih

 
Leave a comment

Posted by on June 12, 2012 in Perjuangan di Kota Hujan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: